Checklist : What To Pack For Baby Birth in Hospital

by | Jan 23, 2020 | Family & Parenting | 29 comments

Tidak terasa sebulan lebih sedikit lagi saya akan segera melahirkan. Untuk itu, saya sudah mempersiapkan item-item yang nantinya akan diperlukan saat persalinan nanti. Seperti mempersiapkan anak pertama dulu, saya rajin membaca tulisan teman-teman blogger mengenai persiapan melahirkan. Kebanyakan item persiapannya terlalu banyak menurut saya, mungkin karena sebagian besar tinggal di kota besar yang rawan macet dan jarak RS dengan rumah terbilang jauh. Beruntungnya saya di Pekanbaru tidak demikian. Jarak RS dengan rumah hanya sekitar 15-20 menit. Macet? Gak terlalu juga sih. Bala bantuan untuk bolak-balik juga bisa mengandalkan keluarga besar, gak hanya suami yang muter sana sini, hehehe. Otomatis ini berpengaruh pada barang-barang persiapan melahirkan yang gak terlalu banyak, alias minimalis. Mudah-mudahan checklist ini juga bermanfaat untuk teman-teman yang akan mempersiapkan persalinannya 🙂

FOR MOM

TAS/KOPER untuk membawa semua barang-barang keperluan melahirkan di satu tempat. Kalau sudah lengkap, bisa diletakkan di dekat pintu dalam kamar atau di bawah kasur. Jangan lupa infokan ke suami bahwa barang-barang kita sudah ready, jika saatnya tiba tinggal diangkut.

PAKAIAN DALAM seperti bra menyusui dan celana dalam maternity. Untuk bra, saya tidak memakai merk khusus. Gunakan yang ada saja, bawa sekitar 3-4 buah. Sedangkan celana dalam, saya gunakan merk SOREX yang khusus untuk maternity. Bahannya katun dengan kancing yang bisa disesuaikan dengan lingkar pinggang. Selain itu, harganya juga murah meriah. Saya siapkan sekitar 6-8 buah.

PEMBALUT merk Monalisa. Pembalut ini berukuran jumbo untuk digunakan selama di rumah sakit dan selama masa nifas. 

DASTER ATAU PIYAMA KANCING DEPAN Pengalaman melahirkan sebelumnya, untuk pakaian selama di rumah sakit disediakan dari sana. Saya membawa 1-2 buah saja untuk jaga-jaga kalau tidak nyaman. Pilih yang berkancing depan agar memudahkan saat menyusui bayi. 

KORSET Demi perut yang lebih singset, wajib hukumnya pakai korset. Dulu saya anggap enteng tidak memakai korset dengan alasan ribet dan gak nyaman. Ternyata perut jadi menggelambir dan tidak terurus sampai ketahuan hamil lagi. Penyesalan ini tidak mau saya ulangi di anak kedua. Setelah membaca beberapa review dan bertanya kepada beberapa teman, saya memutuskan untuk memakai MAMAWAY CORSET

KAOS KAKI untuk menghangatkan kaki. Bawa sekitar 2 pasang saja. Sewaktu anak pertama kemarin, saya malah baru mengenakan kaos kaki di rumah karena lupa. Padahal suhu di ruangan kamar cukup dingin.

ALAT MANDI DAN MAKEUP MINIMALIS Biasanya di rumah sakit sudah diberikan toiletris lengkap seperti sabun, shampoo, sikat gigi, odol, gelas kumur, dan handuk. Nah, yang saya siapkan hanya sabun cuci muka (khusus untuk kulit kering) merk Cetaphil dan dry shampoo merk Elips. Untuk makeup, sediakan yang minimalis seperti pelembab wajah merk Hadalabo, bedak, dan pelembab bibir.

SARUNG Di rumah sakit tempat saya melahirkan menggunakan sarung selama proses bersalin dan beberapa hari pasca melahirkan. Sebenarnya sudah disediakan dari rumah sakit, tapi untuk sarung saya prefer bawa sendiri dari rumah karena bahannya lebih halus hehehe. Untuk sarung saya siapkan 3 buah.

BAJU GANTI UNTUK PULANG Saya menyiapkan 1 baju terusan kancing depan yang nyaman dan longgar untuk dikenakan

BREASTPUMP Sewaktu anak pertama dulu saya tidak langsung bisa memberi ASI. ASI baru keluar setelah seminggu setelah melahirkan. Situasi yang amat stressfull kala itu, sehingga untuk anak kedua ini saya memutuskan untuk mempersiapkan breastpump untuk dibawa ke rumah sakit agar bisa pumping sesegera mungkin. Tidak lupa juga botol asi atau kantong asi dan sabun untuk mencuci/steril alat pumping. Merk breastpump yang saya gunakan MALISH dan untuk sabun cucinya saya setia menggunakan SLEEK 

FOR BABY

DIAPER BAG untuk meletakkan semua keperluan bayi selama di rumah sakit. Kebetulan sudah punya milik Sola dulu, jadi ini yang dipakai. Merk yang saya gunakan adalah babyGOinc. Kelebihannya banyak kantong, ukuran cukup besar, dan warnanya hitam sehingga bapaknya pun lebih nyaman membawa. 

PAKAIAN BAYI baju lengan panjang dan baju lengan pendek masing-masing saya siapkan 2-3 pasang. Sebenarnya selama di rumah sakit, pakaian bayi juga disediakan disana. Ini hanya untuk jaga-jaga dan juga digunakan saat pulang. Khusus untuk pakaian bayi yang digunakan berfoto di rumah sakit, saya menyiapkan 2 jumper panjang untuk dikenakan.

POPOK KAIN juga disediakan di rumah sakit. Tetapi untuk jaga-jaga saya sediakan dalam jumlah cukup banyak sekitar 1 lusin untuk digunakan selama di rumah sakit. Sengaja kami tidak menggunakan diaper sekali pakai karena sudah berkomitmen dengan suami mengenai hal ini. Mudah-mudahan bisa konsisten menerapkan seperti pada anak pertama 🙂

KAIN BEDONG untuk membedong bayi dan digunakan oleh tamu yang ingin menggendong bayi. Fungsinya sebagai alas agar kulit bayi tidak langsung kena dengan pakaian penggendong yang mungkin menggunakan parfum/pewangi tertentu.

SELIMUT, TOPI, SARUNG TANGAN DAN SARUNG KAKI untuk menghangatkan tubuh bayi. Saya siapkan 2-3 pasang.

KAPAS BASAH untuk membersihkan bayi saat buang air. Saya menggunakan merk MEDISOFT, gampang dicari di toko manapun dan harganya murah.

MINYAK TELON Untuk menghangatkan bayi digunakan di sekitar perut dan punggungnya. Saya menggunakan Doodle Telon.

 

LAIN LAIN

HANDPHONE dan CHARGER wajib!

KANTONG PLASTIK untuk tempat pakaian kotor, atau tempat lain-lain.

TOTEBAG untuk cadangan tas bila diperlukan

DOKUMEN PENTING seperti buku Kontrol hamil, KK, KTP, Surat Nikah, dan kartu asuransi semua digunakan untuk keperluan administrasi, pembayaran biaya rumah sakit, dan pengurusan Akte Lahir anak.

Untuk suami kok gak ada? Waktu lalu saya juga gak menyiapkan untuk suami karena keperluannya lebih sedikit dan bisa nitip dibawain sama saudara yang datang dan pergi. Begitulah kalau tinggal dengan keluarga besar, hehehe. Kayaknya segitu saja checklist barang yang saya persiapkan untuk dibawa ke RS. Semoga sharing receh saya bermanfaat 🙂

You May Also Like

Parenting Tips : Saat Kakak Punya Adik Baru

Parenting Tips : Saat Kakak Punya Adik Baru

Menantikan kelahiran anak tentunya menjadi momen yang penuh dengan antusiasme bagi para orangtua. Saya masih ingat betul bagaimana perasaan kami yang campur aduk saat tahu hamil anak pertama. Penantian selama hampir tiga tahun dengan program kehamilan yang luar biasa...

Review Hipseat i-Angel Carrier

Review Hipseat i-Angel Carrier

Salah satu kegalauan saya waktu mau kedatangan si kakak adalah perihal menggendong. Pakai gendongan apa yang cocok, bagaimana cara menggendong yang benar, dan lain-lainnya. Kalau jaman orangtua kita ya gendong pake jarik aja, selesai. Tetapi semakin kesini kan makin...

29 Comments

  1. Diiiah

    Sarung atau kain jarik penting banget mbak.

    Pas melahirkan anak ketiga saya udah pede bakal normal jadi cuma bawa daster.

    Enggak tahunya sc. Ga mungkin pk daster kan.

    Semoga lancar proses melahirkannya mbak. Sehat ibu dan bayinya.

    Salut untuk konsisten tidak pakai pospak. Semangat!

    Reply
  2. Desri Desri

    jadi inget jaman melahirkan dulu, sama nih sampe dicatetit satu per satu saking ngga mau ada yang ketinggalan apalagi kerepotan pas di Rumah Sakit, sangat bermanfaat sharing nya mba, ngerasain sih dulu belum ada pengalaman jadi bingung juga ya.

    Reply
  3. Mugniar

    Jadi ingat waktu mau lahiran anak sulung, hampir 19 tahun lalu …. semangat banget saya nyiapin perlengkapan 😀
    Nyiapinnya dari usia kehamilan 7 bulan karena pengalaman ada beberapa orang yang prematur. Alhamdulillah malah mundur 2 pekan dari HPL 😀

    Reply
  4. Reyne Raea

    Saya bawa popok kain dulu ke RS, tapi nggak kepakai sama sekali, RS pakein pospak dan nyuruh kami gantiin 😀
    Korset saya nggak bawa, pun juga nggak mampu korsetin perut yang masih luka 😀

    Kalau perlengkapan daleman, nggak pake daleman khusus, cuman yang nyaman aja.
    Pun juga pembalut, pakai yang biasa tapi yang seri night.

    Ah baca ini jadi kangen masa melahirkan, kangen doang sih, tapi ogah melahirkan lagi, nggak kebayang kalau saya lahiran lagi, siapa yang mau jagain anak-anak ini hahahaha

    Reply
  5. Riawani elyta

    Jadi inget waktu masa2 hamil tua. Tiap kali deket HPL udah nyiapin 1 tas isi perlengkapan. Jadi begitu mules tinggal angkat

    Reply
  6. Keke Naima

    Jadi inget lagi ke masa-masa saya melahirkan. Bikin juga list seperti ini. Tetapi, akhirnya gak ada satupun yang dibawa kecuali handphone, charger, dan buku. Rumahnya dekat dengan rumah sakit. Jadi setiap hari suami yang bolak-balik antar keperluan istri dan anak 😀

    Reply
  7. NurulRahma

    List ini pentiiingg banget dibawa oleh keluarga buibu yg mau melahirkan.
    Semoga semua lancaarrr dan sehat ya

    Reply
  8. Lusi

    Anakku dulu sudah dipastikan nggak bisa lahir normal, jadi waktu mau masuk klinik malah ke pasar dulu, belanja buat ortu yg jagain anakku yg lain. Waktu itu dari kliniknya udah disiapin kayak stater pack lahiran gitu, komplit buat si bayi. Jadi nggak serah terima keperluan bayi ke suster. Kayaknya hari kedua setelah lahir deh, baru bongkar tas bayi yg kusiapin dari rumah.

    Reply
  9. Dawiah

    Wah bumil sudah siapkan segala sesuatunya nih.
    Semoga lancar persalinannya nanti yah, ibu dan bayinya sehat.
    Saya juga mempersiapkan persalinan tidak ribet, karena keluarga besar dekat-dekatan rumahnya, jadi kita tozz, hahaha…

    Reply
  10. Diah Alsa

    Semoga persalinannya lancar dan dimudahkan ya Mbak, sehat selamat Ibu dan Bayinya.
    Sudah lengkap nih persiapannya.
    Udah anak kedua ya, jadi lebih siap dan udah ada pengalaman sebelumnya 🙂

    Reply
  11. Silviana Noerita

    Wah, counting the days ya mbaak. Semoga lancar untuk persalinanya, sehat ibu dan dede bayinya. Lahiran kedua udah lebih siap untuk persiapannya karena udah pengalaman sama yang pertama. Noted, bisa saya tiru kalau nantinya sudah mau punya anak. hehe

    Reply
  12. Jeanette Agatha

    Aku jadi inget waktu ngelahirin, mbak. Tapi kedua anakku semua ga ada persiapan. Karena yang pertama lahir prematur umur 8 bulan, jadi belum ada persiapan apapun. Terus yang kedua juga ga sempet siapin tas untuk pergi ke RS, karena lebih cepat juga. Jadi semua barangnya dibawa belakangan sama mama, hihihi.

    Reply
  13. Ujame Gaja

    Waaaah bener bener harus well prepared banget ya bun… nice info nih kalau ngelahirin nanti hihi. Oh ya bun semoga proses persalinannya lancaaar, diberi kekuatan dan kemudahaaan. Aamiin

    Reply
  14. yola widya

    Aku dulu udah nyiapin semua di dalem tas kecil jauh2 hari sebelum melahirkan. Sampai keperluan buat bikin akta lahir juga udah disiapin hehe

    Reply
  15. Desy okafia

    Membaca ini jadi ingat persiapa lahira tahun lalu.
    Ke RS tanpa bawa apapun karena niatnya hanya kontrol. Tp berakhir di sesar lahiran.

    Akhirnya suami yang ngepack barang apa adanya.
    Krn masih 35 minggu. Jadi nerasa masih lama.
    Hahaha

    Reply
  16. Elly Nurul

    Baca tulisan ini jadi teringat 6 tahun lalu.. terakhir melahirkan dan mempersiapkan perlengkapan persalinan hehe beneran momen yang bikin rindu ya mbak.. jadi ingin merasakannya lagi deh hehe.. tapi memang jika semua perlengkapan melahirkan sudah dipersiapkan, jadi melahirkan tambah tenang ya mbak

    Reply
  17. Ida

    Wah jd ingat masa lalu ini..skrg sdh semakin variatif aja nih perlengkapan bayi..paling nanti persiapan utk cucu..hehe

    Reply
  18. April

    Dulu dokterku yang gak mengizinkan pakai korset, sayanya juga gak nyaman. Tapi zaman makin berkembang ya sekarang juga ada korset yang khusus buat ibu selesai bersalin jadinya sudah menyesuaikan dengan kenyamanan si ibu

    Reply
  19. Uniek Kaswarganti

    Sepertinya sama ya, memang persiapan yang harus dibawa saat melahirkan ya sesuai list di atas.
    Yang penting kebutuhan ibu dan baju untuk new born. Yang lain-lain bisa lah ntar disusulin, apalagi kalau jarak tempat melahirkan dengan rumah ga jauh-jauh amat. Dulu aku lahiran di klinik yang hanya 5 menit aja dari rumah. 😉

    Reply
  20. Indah Nuria

    Aaah jadi nostalgia nih saat anak pertama mau lahir nih mba.. the excitement and al the preparation

    Reply
  21. nyi Penengah Dewanti

    Nggak receh mba Magda, aku yang belum punya anak ini jadi terbantukan.
    Ada bayangan nanti misal melahirkan gitu, bintang ah buat persiapan.
    Mau lahiran ya Mba. semoga lancar segalanya adek sama bundanya sehat dan bahagia

    Reply
  22. Dyah ummu AuRa

    Inget dua kali melahirkan, memang sebaiknya ada checklist gini. soalnya kalau dah waktunya kita seringkali panik. Bakal ada aja yang ketinggalan, jadi memang baiknya di siapkan dan di checklist dari jauh hari.

    Reply
  23. Syahidah Azizah

    Belum pernah melahirkan dan belum ingin menikah dalam waktu dekat, tapi ini aku noted yaa kak biar besok pas mau melahirkan gak kelimpungan hehe

    Reply
  24. Ann Solo

    Wwoohhh selamat mau lahiran mbak, semoga lancar, IBU & anaknya juga sehat, kasih namanya Ananda yak.. ahahaha

    Reply
  25. Elvina Yanti

    wah terimakasih informasinya kak, kali berguna kalau besok mau beranak yakan. semoga ada jodohnya wkwkwk..
    ternyata lumayan juga persiapannya ya, sehat selalu kak 🙂

    Reply
  26. Ratna Kirana

    Wah ini artikel bermutu banget, bener2 dibutuhkan untuk calom mommy yang masih awam, apa aja yang harus dipersiapkan hehe..

    Reply
  27. Muthi Haura

    Aku belum nikah, tapi In syaa Allah ini bakal bermanfaat buatku nanti. Trimakasih sharingnya ya mbk

    Reply
  28. Saharuddin Albugisi

    Bermanfaat banget nih, berhubung kerabat dekat sedang Ada yang mau lahiran, ntar ane kasih referensi ini ke mereka.

    Reply
  29. Annafimuja

    Komenannya pada nostalgia kbanyakan. Masa2 melahirkan.

    Jadi pengen nikah. Hahaha. Btw selamat ya mbak, persiapannya udah lengkap banget. Semoga lancar persalinannya

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Share This