Belajar SEO di SEO Moms Community

by | May 9, 2021 | Blog, Self Development | 0 comments

Sebagai mama amatiran yang mencoba nulis di blog selama kurang lebih dua tahunan, saya menyadari bahwa ternyata nge-blog itu gak sekadar menulis saja. Iya sih, jika tujuan menulis hanya untuk menuliskan curhatan, atau opini tertentu mungkin rasanya cukup saja ya. Tapi jika ingin berbagi dan menjangkau banyak orang agar orang lain mendapatkan manfaat dari tulisan kita maka perlu mempertimbangkan untuk belajar Search Engine Optimization. Search Engine Optimization atau selanjutnya kita sebut sebagai SEO adalah usaha untuk mengoptimalkan blog kita agar muncul di halaman pertama mesin pencari. Agar artikel kita mudah ditemukan, berarti harus memiliki keyword yang tepat. Meskipun kesannya mudah, tapi pada praktiknya tidaklah semudah itu.

Beruntungnya saya, SEO MOMS Community membuka penerimaan member baru untuk area Sumatera. Saya pun mendaftar dan diangkut ke grup oleh Mom Arda Sitepu. Jujur, saya sendiri agak kuatir saya akan kesulitan mencerna pelajaran tentang SEO dan teknis melakukannya, karena saya sendiri masih sangat awam. Tetapi saya cukup terkejut setelah mengikuti penjelasan yang dibawakan oleh Bang QBenk, dimana beliau bisa menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami “emak-emak”. Penjelasan materi yang disampaikan juga dilakukan dengan perlahan-lahan, seakan memahami ritme pekerjaan harian emak-emak yang bisa lowong menyesuaikan situasi rumah dan anak-anak.

Cerita Dibalik SEO MOMS Community

Sebelumnya, saya tidak pernah menyangka bahwa founder dari komunitas ini adalah seorang laki-laki, yaitu M Sahlan. Dikenal dengan nama QBenk, beliau mulai sebagai bloger aktif di tahun 2005, dan mulai mendalami SEO di tahun 2008 melalui forum-forum online. Ketertarikannya pada SEO bermula sejak seorang staf BNP Kalimantan Barat menemuinya karena sebuah artikel yang ditulisnya ada di google. Lalu staf tersebut meminta bang QBenk untuk menjadi pembicara dalam sebuah kampanye anti narkoba lewat blogging di aula kantor gubernur Kalimantan Barat. Hingga tahun 2013, Bang QBenk aktif dan mulai fokus pada SEO, bahkan juga mulai memberanikan diri ikut kompetisi blog SEO.

SEO Moms Community merupakan ungkapan kasih sayang bang QBenk terhadap Alm ibundanya, karena berkat beliaulah bang QBenk bisa menjadi seperti sekarang. SEO Moms Community adalah jaringan belajar online mengenai SEO dasar yang ditujukan khusus kepada blogger perempuan Indonesia.

Lalu kenapa Basic? Dalam mempelajari SEO, haruslah terlebih dahulu memahami dasarnya. Bayangkan jika kita hendak membangun sebuah rumah, maka bagian pondasi adalah yang paling lama dibuat. Kita memastikan segala sesuatunya baik dan kokoh di awal. Hal ini sama seperti membangun blog. Pondasinya harus kuat dari sisi onpage sehingga blog kita bisa terindeks dan memiliki keunggulan yang lainnya.

Pengalaman Belajar Di SEO Moms Community

“Sejak tahun 2012, SEO terus mengalami perubahan meskipun secara teknis tetap sama. Penerapan dasar pada basic SEO tidak ada perubahan, hanya menyesuaikan dengan algoritma yang berkembang. Penyesuaian ini juga berlaku pada penerapan SEO onpage dan offpage dari dua platform besar di dunia blogging: blogspot dan wordpress,” demikian paparan dari Bang QBenk di suatu hari Jumat yang sibuk untuk saya.

Oh tenang, seperti yang sudah saya sampaikan di atas, belajar disini tidak wajib mantengin WA grup selama materi disampaikan. Saya tandai dengan star di WA Grup untuk saya baca saat sudah senggang.

Content is the King, but backlink is the Queen

Seluruh tukang bangunan memiliki teknik yang sama dalam membangun pondasi rumah, namun saat mulai membangun, mereka memiliki cara yang berbeda karena harus menyesuaikan dengan lahan yang digunakan. Dalam blog berarti platform apa yang kita digunakan. Tidak semua perlakuan dapat diberikan pada platform yang kita gunakan. SEO sendiri terdiri dari dua tahap, yaitu optimasi onpage dan optimasi offpage. Optimasi onpage artinya pengoptimalan blog dari dalam, sedangkan offpage berarti pengoptimalan blog dari luar.

Malam itu, saya kembali mengunyah penjelasan Bang QBenk pelan-pelan. Penyampaiannya cukup jelas dan menggunakan bahasa yang ringan. Ah, jangan lupa ditulis tangan biar ga cepat lupa, karena kalo kata Oma Montessori “What the hand does, the mind remembers” Wkwkwk.

Kesimpulan

Dari sesi-sesi belajar di WAG SEO Moms Community, setidaknya ada 2 hal yang saya jadikan poin pembelajaran saya:

  • Membangun blog/website tidak bisa instan. Banyak proses yang perlu dilakukan, terutama adalah menguatkan pondasi dan internalnya. Seperti kita membangun rumah, yang perlu dilakukan adalah memastikan pondasinya kokoh dan internalnya cantik (seo onpage). Semuanya butuh usaha dan waktu. Kalau dulu mindset saya, yang penting nulis aja dulu. Sekarang jadi sedikit berubah, ya kalo bisa lebih terfokus agar pembaca bisa menemukan artikel saya, bukankah itu lebih baik?
  • Jangan gampang menyerah. Seorang mantan kuli bangunan saja bisa menjadi sukses dalam bidang SEO yang ditekuninya dengan sungguh-sungguh dan dilakukan secara mandiri dengan uang tabungan hasil pekerjaannya di warnet. Melihat ke diri sendiri: Saya sudah mendapat banyak kemudahan, termasuk mengakses pengalaman dari Bang QBenk sendiri, untuk menjadi salah satu sumber belajar SEO. Thanks Bang QBenk, Thanks SEO Moms Community

You May Also Like

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Share This